Wako Fadly Amran Paparkan Kiat Pengelolaan Keuangan dan Kebijakan Publik di Webnar Singapura

PAYAKUMBUH.COM – Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA dalam satu hari kemarin, Selasa (7/7) tampil memukau dalam dua seminar web (webnar) berskala internasional dengan tajuk chashless society dan kebijakan publik.

Wako Fadly Amran pada sesi pertama tampil sebagai pembicara tamu pada Virtual Summit GovInsider Live! 2020 yang dilaksanakan secara online melalui platform Zoom yang dimoderatori langsung oleh CEO GovInsider Singapura Joshua Chambers.

Pada sesi ini, Fadly Amran tampil berbagi pandangan dan pengalamannya dalam implementasi Cashless Society di lingkup Pemerintah Kota serta masyarakat Kota Padang Panjang.

Juga ikut tampil sebagai pembicara pada sesi ini Deputi Kementerian Keuangan Much Abdul Kobir, Direktur VISA Indonesia Riko Abdurrahman, Kepala Jabar Digital Service Dyana Jatnika, serta kurang lebih 50 an peserta dari Indonesia dan Lee Kwan Yew School of Public Policy Singapura.

Pada sesi webnar dengan Lee Kwan Yew Scholl of Publik Policy Singapura, Wako Fadly Amran memaparkan kebijakan publik Pemko Padang Panjang terutama yang terkait dengan program visi misinya seperti pembinaan lansia, kaum disabilitas, pembinaan keagamaan, olahraga, usaha kecil dan menengah serta pendidikan dan pembinaan sistim Kerja proaktif di kalangan ASN.

Fadly juga memaparkan keberpihakannya terhadap program anti korupsi di dalam pemerintahannya, dimana sejak awal pemerintahannya sudah menggandeng langsung KPK sebagai pembinaan manajemen keuangan daerah.

Selain juga membangun komunikasi dengan lembaga dan praktisi anti korupsi di tingkat daerah dan nasional.

“Saya sejak awal memberikan perhatian serius terhadap tata kelola keuangan daerah yang berbasis transparansi dan akuntibilitas. Itu makanya saya sejak dari awal pemerintahan ini dijalankan sudah menggandeng KPK,” papar Fadly Amran.

Kebijakan ini dia ambil, jelas Fadly, adalah dalam upaya menciptakan pemerintah yang bersih dan jujur, sehingga semua program pembangunan dijalankan dengan prinsip transparan.

BACA JUGA :  Jhon Kenedi Dilantik Jadi Kadis Kominfo Payakumbuh

Dengan pola kerja seperti itu, tambah Fadly, pemerintahannya sampai sekarang bersih dari tindak pelanggaran korupsi.

Meskipun dikelola dengan prinsip transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, semua program yang dia jalankan di Kota Padang Panjang, tambah Fadly berjalan dengan baik.

Fadly mensitir sejumlah program aksi yang sudah dia jalankan dengan prinsip keterbukaan itu antara lain program smart city, sistim kependudukan (catatan sipil), pengelolaan pasar, digitalisasi kota, kebudayaan dan agama, serta pogram kependidikan dan lainnya.

“Saya memberikan perhatian dan tekanan serius terhadap semua program kota kami dan saya sangat terbantu oleh pemahaman staf yang cepat terhadap apa yang saya mau,” kata Fadly.

Fadly dipuji oleh moderator sebagai walikota dengan latarbelakang akademik bisnis yang mampu mengawinkan pemahamannya dengan dunia birokrasi dan mendapatkan raihan prestasi yang sangat menggembirakan.

“Kami memberikan apresiasi terhadap pencapaian yang sudah pak Walikota raih dan kami memberikan fasilitasi bagi tim bapak untuk bisa menambah wawasan internasional dengan mengikuti tour of office dari lembaga lama kami, dimana para staff akan melihat langsung pola kerja pemerintah Singapura sebagai bahan study,” ujar sang moderator bernama Mancini.

Wako Fadly Amran usai webnar meminta kepada Asisten I Pemko Padang Panjang Martoni Abil dan Kepala BPAKD Dr Winarno, SE, ME untuk membahas tawaran dari Lembaga Lee Kwan Yew School of Public Policy Singapura.

“Kita kirim tingkat staf dan guru saja agak lima hari dan mereka akan diperkenalkan dengan budaya kerja pemerintah Singapura dan itu bisa menjadi motivasi bagi level staf lain nantinya,” tegas Fadly yang diamini Martoni dan Winarno.

(Awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here