Limapuluh Kota Menuju Era Milenium; Rizki Kurniawan, Sosok Pengusaha Muda Siap Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

0
212

Sarilamak, Payakumbuhpos.com – Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km2. Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong, serta berpenduduk sebanyak 348.555 jiwa (Sensus Penduduk 2010)

Kabupaten ini terletak di bagian timur wilayah provinsi Sumatera Barat atau 124 km dari Kota Padang, ibu kota provinsi.
Dengan posisi yang merupakan gerbang masuk darat untuk ke Provinsi Riau maupun sebaliknya, Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki posisi yang sangat strategis dan bisa dikembangkan secara maksimal, baik di sektor pariwisata dengan kondisi alam yang indah maupun dari sektor ekonomi seperti pertanian dan perkebunan maupun peternakan dan perikanan, sehingga bisa jadi supplier bagi provinsi tetangga, kedepan sangatlah dibutuhkan nakhoda / pemimpin figur muda serta memiliki keberanian kebijakan, kendati tidak populis.

Setidaknya dengan luas areal lahan pertanian dan perkebunan yang mencapai lebih dari 60.000 Ha, juga tercatat seluas 50.000 Ha lahan tidur bisa ditingkatkan serta diberdayakan dengan akses yang tidak sulit untuk dijangkau maka akan sangat menguntungkan bagi Kabupaten Lima Puluh Kota

Pemerintah seyogyanya, kedepan bisa memikirkan bagaimana di Limapuluh Kota, bisa berdiri pabrik pengolahan pakan ternak, yang selama ini sangat tergantung dari luar Sumatera Barat, ujarnya.

Demikian halnya keprihatinan kita bersama dengan kehidupan saudara kita yang menggantungkan kehidupan sehari- hari dari harga jual Gambir, tentunya hal tersebut siapapun pemimpin harus jadi prioritas, carikan jalan keluar lepas dari cengkraman rentenir atau tengkulak.

Hal tersebut, terungkap dari bincang- bincang wartawan dengan Rizki Kurniawan N, sosok Pengusaha Muda yang sukses merintis usahanya EAT Travel Indonesia PT.
Penjuru Wisata Negeri yang berpusat di Rukan Citra Lake Blok E.10/20 Sawangan Depok Jawa Barat, Sabtu, 29/6 malam di “Rumah Bako”, Nagari Taeh Bukit.

Dipaparkan Rizki, apa mungkin dari pendapatan daerah sebesar Rp1,280 triliun. Sedangkan belanja daerah sebanyak Rp1,349 triliun dan pembiayaan daerah sejumlah Rp69,512 miliar TA. 2018, hanya tinggal 35 persen dari APBD Kabupaten, bisa berbuat apa.

Dilain pihak, pemerintah dituntut membenahi wajah Ibu Kota Kabupaten, Sarilamak dan daerah penyanggahnya. Juga tak kalah pentingnya rendahnya tingkat pendapatan masyarakat harus dicarikan jalan keluarnya.

Juga, Pemimpin mendatang sangat dituntut kepiawaiannya, menciptakan terobosan bagaimana meningkatan pendapatan daerah dari potensi wisata, baik Lembah Harau, Fly Over Kelok 9, serta kemewahan alamnya Padang Mengatas.

Makanya, jika kita dipercaya masyarakat, telah menyiapkan 12 Formula dalam Visi dan Misinya memimpin Luak Limapuluh Kota, tentunya akan bekerja keras dan team work mengajak tercatat ratusan peternak ayam petelur di Limapuluh Kota, dengan diterapkannya BUMD, 79 Bumnag agar menggarap tercatat 50.000 Ha lahan tidur yang tersebar di 79 Nagari dengan budidaya tanaman Jagung.

Menurut Rizki, jika program tersebut digarap bersama- sama dan Pemerintah melalui BUMD dan Bumnagnya dengan kemudah2- kemudahan, tentu efek domino berdampak terhadap peningkatan/berkurangnya angka pengangguran di Luak Bungsu itu, menurut data- data setidaknya pengangguran sekarang berjumlah 8.000 orang, ujar putra Nagari Gurun Kec. Harau itu. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here