Harga Naik Selama Ramadhan, Padang dan Bukittinggi Alami Inflasi

0
30

Kepala BPS Sumbar Dr. Sukardi saat ekspos perkembangan ekonomi Sumbar. Jen

PADANG – Gejolak harga kebutuhan bahan pokok di kota Padang menyebabkan terjadinya inflasi cukup signifikan di ibukota Provinsi Sumatera Barat ini.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat Dr. Sukardi Senin di Padang. Disebutkan Sukardi, untuk Padang Inflasi terjadi sebesar 1,43 persen. Kenaikan terjadi akibat tingginya sumbangan kelompok pengeluaran bahan makanan, transportasi, jasa keuangan dan komunikasi.

Sementara di kota Bukittinggi, juga terjadi inflasi sebesar 0,52 persen. Penyebabnya sama dengan Padang.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumbar April 2019, menurun 12,04 persen bila dibandingkan dengan bulan maret. Begitu juga dengan tingkat hunian hotel yang turun di bulan April sebesar 0,06 hari bila dibandingkan dengan bulan maret.

Begitu juga dengan jumlah penumpang angkutan domestik di BIM juga turun 8,81 persen bila dibandingkan bulan maret.

“Angkutan internasional juga turun 21,80 petseb di BIM, ” ujar Sukardi. (jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here