Alumni 89 SMAN 1 Sawahlunto Adakan Silahturahmi

0
212

SAWAHLUNTO – Saling bersilaturahmi, sangat dianjurkan oleh Islam. Hal itulah yang dilakukan alumni SMA Negeri 1 Sawahlunto tahun 1989 yang diketuai Adi Ikhtibar,SH, Menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun ini, organisasi informal sosial ini melakukan kegiatan reuni 30 tahun alumni 89 di Hotel Ombilin, Sawahlunto, Sabtu (8/6).

Pertemuan tahunan yang digagas para anggotanya ini bertujuan untuk merekat tali silaturahmi diantara sesama rekan se alumni yang kini hidup berpencar di berbagai penjuru tanah air. Mereka berprofesi sebagai anggota dan perwira polisi/TNI, dokter, guru, notaris, pegawai pemerintahan, saudagar swasta dan profesional, serta ibu rumah tangga.

Tanpa mengedepankan latar belakang status, kekayaan, dan jabatan, mereka menyatu dalam rasa kekeluargaan yang saling peduli akan lingkungan dan sesama rekannya yang masih belum menikmati keberuntungan hidup karena menjanda ditinggal mati suami dan nasib hidup lainnya, disamping mendermakan sebagian kecil hartanya untuk menyantuni anak yatim dan rumah ibadah.

Ketua alumni 89 Adi Ikhtibar kepada harianindonesia.com mengatakan, Islam mengajarkan ummatnya untuk saling bersulatrurahim dan berbagi antar sesama. Sehingga inilah yang menjadi dasar klausul terbentuknya alumni SMA 1 Sawahlunto tamatan tahun 1989 ini yang usianya sudah 30 tahun, meski aktifitasnya baru berjalan dalam dekade 3 tahun.

Paniti penyelenggara reuni 2019, Fanda Kristina didampingi Sekretaris Evi Rianawati dan Bendahara Zurniati mengatakan, reuni yang mereka selenggarakan bertujuan untuk merekat silaturahmi antar alumni tamatan 1989 yang diselenggarakan setiap tahun, tanpa membedakan status dan tingkat ekonomi masing-masing alumni.

“Kami tak membedakan status pangkat dan jabatan serta ekonomi setiap alumni, bagi kami itu tak penting, selain mampu merekat hubungan silaturahim dengan baik, saling berbagi antar sesama, punya kepedulian sosial dan menyantuni keluarga alumni yang bernasib ditinggal mati suami” ungkap Fanda.

Meski tak mau di publish seberapa bantuan yang sudah disalurkan ke rumah ibadah dan santunan untuk alumni yang bernasib kurang beruntung, tapi reuni tahun 2019 ini sudahj menyalurkan dana cukup besar dalam kegiatan sosialnya yang dananya bersumber dari ke ikhlasan masing-masing anggota.

“Maaf, kami tak ingin jadi ria dengan menyebut nilainya, semua karena hamba Alloh, bantuan yang kami salurkan cukup bermakna untuk berbagi keikhlasan. Tapi laporan keuangan panitia reuni kami lakukan secara terbuka di internal alumni” tukuk Fanda lagi, sambil menambahkan mari saling berdoa untuk kebaikan dan kesehatan para alumni semoga rezeki yang diperolehnya nanti bisa dikumpul lagi untuk dibagi dalam kegiatan sosial tahun depan.(Id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here