Padang Panjang Sepakati Perangi Hoax

0
188

PADANG PANJANG – Apel kesiapan Pengamanan Pemilu 2019 Kota Padang Panjang dipimpin AKBP Cepi Noval,  Sik sekaligus Apel Gelar Pasukan dengan sandi “OMB 2018” yang dihadiri 1.000 personil di GOR Bancah Laweh, Jumat (23/3) menyepakati perang melawan hoax dan radikalisme menjelang pilpres.

Pernyataan kesiapan unsur masyarakat Kota Panjang dalam mensukseskan Pemilihan Presiden dan Pileg 17 April 2019 tersebut disampaikan 5 orang perwakilan di depan Komandan Upacara Apel Kesiapan Pengamanan Pilpres Padang Panjang AKBP Cepi Noval didampingi Komandan Secata I/BB Padang Panjang.

Apel kesiapan Pemilu ini melibatkan unsur TNI PM, Brimob, Polres, Linmas, Ormas, dan Muspida, sekaligus Gelar Pasukan dengan sandi “OMB 2018” dalam rangka Pengaman Pemilu 2019.

Apel juga memeragakan kesiapan alusita yang dimiliki jajaran seluruh jajaran pengamanan termasuk aset Pemko Padang Panjang seperti ambulance dan pasukan Satpol PP dan Damkar Padang Panjang.

Apel kesiapan juga dihadiri Wakil Walikota Padang Panjang Drs Asrul, Ketua DPRD Padang Panjang Dr. Novi Hendri serta unsur forum forkomfinda kota Padang Panjang, para cerdik pandai, ninik mamak, bundo kanduang dan kaum muda.

AKPB Cevi Noval Sik dalam amanat Menkopulhubkam yang dibacakannya, menyampaikan peringatan kehati hatian masyarakat dalam menerima berbagai informasi yang terkait dengan kontestasi pilpres.

“Sudah seharusnya masyarakat menyaring segala informasi berdasarkan sikap yang positif, sebab banyaknya informasi hoax yang disebarkan ke kalangan masyarakat oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” tegas Cepi.

Dia juga mengharapkan masyarakat secara bersamasama memerangi informasi hoax tersebut karena dapat memecahbelah bangsa dengan cara menjelekjelekan capres dan kelompok masyarakat.

“Masyarakat jangan sampai terkooptasi oleh informasi hoax di seputar pilpres dan membenturkan antara satu capres cawapres dengan lainnya. Sebab hal itu dapat merusak tatanan kebangsaan” ujar Cepi.

Selanjutnya Cepi juga mengingatkan masyarakat memantau tindakan radikalisme yang dilakukan oknum atau kelompok tertentu untuk menggagalkan atau membuat situasi menjelang Pemilu menjadi tidak aman.

“Ambil segera tindakan bersama para babin yang tergabung dalam pasukan pengamanan pemilu 2019 supaya tidak sampai mengganggu pelaksanaan Pemilu,” tegas Cepi.

Selain memerangi hoax dan radikalisme,  Apel kesiapan Pemilu juga menyepakati pemilihan umum secara badunsanak (secara kekeluargaan) sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Pemilu yang lebih mengkedepankan aspek toleransi dan solideritas bermasyarakat. (awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here