TNI Siap Lakukan TMMD di Kepulauan Mentawai

0
97

Rapat persiapan TMMD di Mentawai. Humas Sumbar

TUA PEJAT – Berkembangnya isu megathrust Mentawai merupakan sebuah tantangan dan semangat memajukan pelaksanaan di Kepulauan Mentawai. Butuh sinegritas kebersamaan kita mewujudkan kemajuan Mentawai keluar dari, Daerah Tertinggal, Terbelakang dan Terluar (3T)
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet saat membuka Rapat koordinasi TMMD ke 104 Tahun 2019 di Wilayah Kodim 0319/ Mentawai, Kamis ( 7/2/2019)

Hadir dalam acara tersebut, Dandim O319 Mentawai, Kapolesta, Danlantamal, Sekdakab, OPD dilingkungan Pemkab Kepulauan Mentawai.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, saat ini pembangunan Mentawai telah menemukan titik terang kemana arah dan kemajuan yang diinginkan. Pembangunan jalan dan transportasi merupakan salah satu upaya kita menyatukan semua elemen dan potensi pembangunan Mentawai, walau kita memiliki merupakan daerah kepulauan.

Pembangunan jalan juga dimaksudkan untuk membuka jalur evakuasi dalam menyelamatkan masyarakat dan mengurangi resiko bencana yang terjadi.

Saat ini kita patut bangga dan senang dimana pemerintah pusat dan provinsi amat bersemangat membantu kita dalam memajukan pembangunan di Mentawai. Oleh karena semangat ini perlu kita buktikan diri dengan kemauan dan kerja keras kita bersama masyarakat, ujar Yudas.

Bupati Mentawai juga mengatakan sesuai arahan Kepala BNPB kunjungan kemaren, pembangunan merupakan sebuah proses menyiapkan generasi dan menyelamatkan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik dimasa datang.

Semua unit dan sektor telah memberikan kontribusi pembangunan termasuk peran Basarnas yang ditempatkan secara khusus di Mentawai.

Mari kita satukan tekad melaksanakan pembangunan bersinergi, menyelamatkan masyarakat memajukan pembangunan mentawai seiring dengan isu megathrut mentawai jadi semangat memajukan mentawai yang maju keluar dari daerah tertinggal.
Kita tidak berharap bencana megathrust itu terjadi, namun kita mesti menyiapkan semuanya. Semangat membangun Mentawai ini juga perlu perbanyak publis informasi pembangunan, Dinas Kominfo diminta mengekspos desa yang telah berhasil dan keberhasilan lainnya, harapnya.

Yudas juga menyampaikan, perlu membuat sistem penyelenggaran pemerintah desa lebih efektif dan efesien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya, soal hukum dan teritorial.

Kemudian dalam persiapan agenda kegiatan motor trabas selain mempromosikan kegiatan pariwisata menengah kebawah, sinerginya polres, kodim, danlamal, pariwisata perlu membangun image yang positif.

Karena ada orang omong di media sosial facebook dan omong itu kadang juga mengganggu percepatan pelaksanaan pembangunan mentawai, karena itu kita luruskan dengan hasil kerja yang telah dilakukan bersama, harapnya.

Sementara itu Dandim 0319 Mentawai, Letkol CZI Didid menyampaikan, pelaksanakan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 104 di Mentawai telah berlangsung selama 30 hari, perkerjaan sejak awal bulan Januari 2019.

TMMD selalu dilakukan dengan perencanaan dan berkoodinasi secara sinegritas lingkup instansi dan OPD.

Pembukaan TMMD ke 104 direncanakan oleh Gubernur Sumatera Barat atau Danren 032 Wirabraja pada tanggal 26 Pebruai 2019 di lapangan Kodim Mentawai.

Lokasi TMMD ke 104 Mentawai dilaksanakan di SP3 desa bukit pamewa, kecamatan Sipora Utara ada sepanjang 5 km pembukaan jalan baru. Pembuatan jamban 30 buah dirumah masyarakat. Dan kegiatan non fisik diantaranya sosialisasi pembangunan mentawai, kesehatan, pemberian bantuan Simbako dan lain-lain, terangnya. (zs/jen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here