Wako Padang Panjang Bertekad Kirim Pelajar ke Luar Negeri Sebanyaknya

0
88

Duta Besar AS joseph R Danovan dan Wako Fadly Amran berbuka puasa bersama di Perguruan Diniyah Putri di Padang Panjang, Sabtu (18/5). Acara berbuka diawali dengan diskusi terbuka dengan para pelajar.

PADANG PANJANG – Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano bertekad mengirim pelajar ke Universitas di luar negeri termasuk Amerika Serikat sebanyak banyaknya, sebagai perwujudan Padang Panjang sebagai kota pendidikan.

Berkaitan dengan tekad tersebut Walikota termuda di Indonesia ini yakni baru berusia 31 tahun pada 2019 ini akan melakukan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, termasuk ke Amerika Serikat.

“Kita proyeksikan pengiriman pelajar asal kota Padang Panjang ke luar negeri dalam jumlah sebanyak banyaknya, asalkan dapat memenuhi persyaratan dan ketentuan di perguruan tinggi tersebut,”kata Fadly Amran dalam status di facebooknya, Kamis(16/5).

Walikota yang terpilih dengan suara selisih kecil dari petahana wako Padang Panjang ini, menulis statusnya di facebook ketika dia berfoto bersama dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan di acara buka bersama di Perguruan Diniyah Putri, Padang Panjang.

Fadly ternyata punya masalah yang sama dengan Joseph yakni tidak bisa duduk bersila terlalu lama. Sebab pada acara buka bersama di perguruan Islam terkenal di Padang Panjang ini hanya menyediakan tempat duduk dengan bersila.

Meskipun sangat kesulitan duduk bersila, sebut Fadly Amran, Duta Besar AS yang sangat akrab dengan wartawan Indonesia ini sangat antusias berdiskusi dengan dirinya dan pelajar-pelajar di Diniyah Putri.

Pada saat itu,  Fadly Amran menyampaikan kerjasama Pemerintahan Kota Padang Panjang dengan beberapa Universitas termasuk yang berada di Amerika.

Dengan adanya kerjasama ini,  kata Fadly, dia berharap kedepannya lebih banyak lagi pelajar-pelajar Padang Panjang yang mempunyai kesempatan untuk kuliah di luar negri.

“Target ini sesuai dengan misi Padang Panjang sebagai Kota Pendidikan,” kata Fadly mengakhiri statusnya.

Kehadiran Duta Besar AS di Padang Panjang, menurut Kominfo Kota Padang Panjang adalah bagian dari Agenda 70 tahun hubungan Indonesia dan Amerika Serikat.

Kedatangan Dubes AS Joseph Donovan dan rombongan disambut Walikota Padang Panjang H.Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano bersama wakil pimpinan, kepala sekolah, majelis guru dan para pelajar Diniyyah Puteri. Joseph Denovan kemudian dijamu berbuka puasa bersama.

Tampak hadir, Kapolres Padang Panjang AKBP. Cepi Noval, SIK, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Dr. Desmon.

Walikota Padang Panjang Fadly Amran menyampaikan harapannya agar hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat dapat terus terjalin dengan baik. Khusus untuk Kota Padang Panjang, Wako Fadly berharap Pemko Padang Panjang dapat menjalin kerjasama di bidang Pendidikan.

” Saya berharap Kota Padang Panjang sebagai Kota Pendidikan dapat menjalin hubungan dengan Pemerintah Amerika Serikat terkait pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Wako Fadly juga menuturkan tentang eksistensi Kota Padang Panjang yang juga dijuluki sebagai Kota Literasi. Sejumlah nama penulis besar seperti Buya Hamka pernah menempuh pendidikan di Kota Serambi Mekah itu.

Kota Padang Panjang, kata Wako Fadly juga mempunyai misi menjadikan Kota Padang Panjang sebagai Kota Sastra UNESCO.

Sementara, Dubes Amerika Serikat Joseph Donovan mengatakan, sangat terkesan dengan sambutan yang penuh keramahtamahan di Perguruan Diniyyah Puteri. Dia juga mengucapkan terima kasih Kepada Walikota Padang Panjang Fadly Amran yang telah menyambut kedatangannya bersama rombongan.

Lebih lanjut, sore itu saat jelang berbuka, Dubes AS Joseph Donovan melakukan interaktif dengan Pelajar Diniyyah Puteri. Dia memberikan hadiah atas setiap jawaban yang ditanyakan kepada pelajar di situ.

Dalam Suasana santai, Joseph Donovan menyampaikan tentang Program Pertukaran Pelajar, dimana, setiap tahunnya, Pemerintah AS mengirim 100 orang pelajar asal Indonesia ke Amerika Serikat lewat program ‘Yess’ selama tahun. Pelajar Diniyyah Puteri, katanya bisa mengambil kesempatan itu lewat tahapan seleksi.
(awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here