Beranda BERITA UTAMA Tanggap Darurat Gempa Solok Selatan Berakhir, Ini Validasi Dampak Gempa

Tanggap Darurat Gempa Solok Selatan Berakhir, Ini Validasi Dampak Gempa

55

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengakhiri masa tanggap darurat pasca gempa 5,6 SR, Rabu kemarin.

Berdasarkan hasil validasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel, dampak kerusakan gempa di daerah itu telah menyebabkan sebanyak 1.069 rumah warga dan 94 unit fasilitas umum yang rusak. Untuk rumah, 11 unit di antaranya rusak berat, 38 unit rusak ringan dan 1.020 unit rusak ringan. Kerugian yang dialami mencapai Rp28,19 miliar.

“Estimasi kerugian dari kerusakan yang ditimbulkan ini telah dihitung berdasarkan kajian teknis melibatkan pihak berwenang dan dapat di pertanggungjawabkan. Namun demikian, hasil validasi ini juga akan diverifikasi ulang kembali nantinya,” kata Kalaksa BPBD Solsel, Johny Hasan Basri.

Sedangkan untuk korban, lanjutnya, sebanyak 4.127 jiwa yang terangkum dalam 1.121 Kepala Keluarga terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.066 jiwa masih mengungsi. Tersebar pada empat nagari. Yakni, di nagari Sungaikunyit Kunyit, sebanyak 899 warga. Di nagari Sungaikunyit Barat, 61 orang. Di Talunan Maju 98 orang dan di Bidar Alam ada 8 orang.

Pengungsi itu, sebutnya, masih memerlukan bantuan logistik dan tenda. Sementara itu, gempa susulan masih terjadi dengan intensitas kecil. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG pusat, dampak gempa tidak signifikan dan telah menunjukkan tren menurun. Namun demikian, kata Johny, rumah-rumah warga yang rusak berat dan sedang tetap berpotensi mengancam keselamatan penghuninya dan perlu segera dilaksanakan recovery.

Selain itu, kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak bencana masih terganggu. “Kehidupan masyarakat belum sepenuhnya pulih karena sebagian besar warga masih mengungsi di tenda-tenda. Warga juga masih trauma dari gempa bumi dan ancaman kerusakan rumah. Lalu, belum tercukupinya kebutuhan tenda untuk para pengungsi. Pemulihan ini menjadi tugas selanjutnya pada masa transisi,” katanya. (rls/Mzaki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here